BUKA PUASA BERSAMA

BUKA PUASA BERSAMA

Sabtu 26 Mei 2018 Keluarga Besar PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyelenggarakan buka puasa bersama.

Hadir sebagai pembicara, Ust Tamim Aziz yang menyampaikan taujih “Momentum Ramadhan Dalam Rangka Memperkokoh Keluarga”. Ramadhan menjadi momen yang berharga untuk menguatkan karakter kebaikan seluruh keluarga. Pembiasaan kebaikan baik ini tentu akan menjadi lebih mudah karena syetan-syetan dibelenggu dan pintu-pintu syurga dibuka selebar-lebarnya. Ketika kebaikan sulit dilaksanakan di bulan Ramadhan, bagaimana mungkin akan mudah dilaksanakan di bulan selain Ramadhan. Mari gunakan momentum Ramadhan untuk menguatkan kebaikan seluruh anggota keluarga kita.

Agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim keluarga besar PAUD IT Nur Hidayah Surakarta sekaligus ajang untuk saling mengenal anggota keluarga besar Ustadz/ah serta karyawan di PAUD IT Nur Hidayah.

Akhirussanah TPA PBIT Nur Hidayah

Taman Karunia Allah, itulah tema dalam Akhirussanah adik-adik TPA PBIT Nur Hidayah kali ini sekaligus pelepasan kelompok Kibar tahun ajaran 2017-2018. Bertempat di Taman Edu Park, mereka tampil lucu dan menggemaskan. Acara diawali dengan tilawah anak-anak Kibar yang membacakan hafalan surat Al Fatihah dan Surat An Naas. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, yakni dari Ustadzah Dewi Marsiyah, S.Si selaku Kepala PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Dalam sambutannya belia menyampaikan beberapa hal diantaranya, ucapan terima kasih atas sinerginya selama 3 tahun ini dalam mendampingi ananda melewati masa-masa golden age nya. Sekaligus permohonan maaf atas pelayanan yang mungkin kurang memuaskan selama berinteraksi dengan wali murid. Berharap bahwa anak-anak akan mendapatkan stimulan yang positif dari orang tua, lingkungan dan di sekolah lanjutannya yakni di KBIT Nur Hidayah.

Acara dilanjutkan dengan tampilan dari anak-anak yakni gerak dan lagu. Ada yang tampil menggemaskan, lucu, dan masih ada yang malu-malu…

Barakallah Nak…semoga kelak menjadi generasi terbaik umat ini…Aammin..!!!

PAUD IT Nur Hidayah Tebar Hewan Qurban

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya di hari ini, Kamis 23 Agustus 2018 PAUD IT Nur Hidayah melaksanakan agenda “Tebar Hewan Qurban”. Penyaluran hewan qurban kali ini fokus ke daerah lereng merapi dan Merbabu, tepatnya di dusun kumpulrejo desa Njlarem Kecamatan Ampel Boyolali dan dusun Sumber, desa Klakah, Kecamatan Selo Boyolali. Hewan qurban yang disalurkan berupa dua ekor sapi dan satu ekor kambing dari orang tua wali murid PAUD IT Nur Hidayah Surakarta.

Sebelumnya, PAUD IT Nur Hidayah Surakarta telah menyalurkan lima ekor kambing untuk saudara-saudara yang telah tertimpa musibah di Lombok Nusa Tenggara Barat melalui JSIT Indonesia (Jaringan Sekolah Islam Terpadu). Dua ekor kambing juga telah disalurkan ke kecamatan Gondangrejo Karanganyar, tepatnya di daerah Ndayu dan Jeruk Sawit. Sedangkan satu ekor kambing disalurkan ke TK Bhineka Karya Laweyan Surakarta. Totalnya PAUD IT Nur Hidayah Surakarta tahun 1439 Hijriyah ini telah menyalurkan 2 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Selain menyalurkan hewan qurban ke beberapa daerah, PAUD IT Nur Hidayah juga melaksanakan agenda eNHa Kids Berbagi. Kegiatan yang berupa berbagi masakan dari daging qurban kepada tetangga sekitar ini dilaksanakan di hari Jumatnya, yakni tanggal 24 Agustus 2018. Anak-anak langsung terlibat dalam kegiatan eNHa Kids Berbagi ini. Harapannya anak-anak mendapatkan pelajaran langsung tentang indahnya berbagi kepada sesama.

Dewi Marsiyah, selaku Kepala PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyampaikan, agenda Tebar hewan qurban merupakan agenda tahunan sekolah. Program ini diharapkan bisa memperluas syiar dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang lebih luas. Dewi juga menambahkan, program ini bisa tepat sasaran sehingga tidak hanya kita  yang bisa menikmati moment Idul Adha, tetapi juga masyarakat di daerah pelosok seperti di Kecamatan Ampel dan Selo Boyolali.

 

Sekolah Orang Tua

PAUD IT Nur Hidayah sedang berkonsentrasi untuk menyukseskan program Sekolah Orang Tua yang telah di launcing beberapa waktu yang lalu. Sekolah Orang Tua terinspirasi dari program Mendikbud tentang sekolah sahabat keluarga. Meski beberapa kegiatan dari program Sekolah Orang Tua telah terlaksana sejak dulu, namun ada beberapa kegiatan baru yang sifatnya lebih intens yakni BPI atau Bina Pribadi Islam.

Bina Pribadi Islam telah terlaksana sekitar satu tahun ini. Kegiatan ini mengajak orang tua untuk rutin belajar dan sharing bersama dengan para mentor, yakni para asatidzah yang ada di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Pelaksanaan kegiatan BPI ini sepekan sekali dan dibuat kelompok-kelompok. Satu kelompok BPI terdiri dari 8-15 anggota. Dalam kegiatan ini yang dibahas pun beraneka ragam mulai dari tahsin, tahfidz, wawasan keislaman maupun parenting. Saat ini sudah ada 5 kelompok BPI yang ada di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Harapannya Sekolah Orang Tua bisa menjadi sarana bagi orang tua dan asatidzah untuk terus belajar dan mengupgrade kemampuan diri agar bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anak.

Selain BPI, program Sekolah Orang Tua juga memiliki beberapa kegiatan yang lain seperti SOMG Perdana, Pengajian Keluarga dan Family Gathering. Beberapa kegiatan Sekolah Orang Tua ini selain bertujuan untuk membangun silaturrahim antara pihak sekolah dan orang tua. Selain itu program ini diharapakan bisa menyamakan visi misi dan tujuan pendidikan, yakni mendidik generasi-generasi Robbani, pemimpin bangsa di masa depan.

 

Budaya Bersih Sekolah

Hari ini, Senin 11 September 2018 PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyelenggarakan kegiatan puncak tema “Budaya Bersih PAUD IT Nur Hidayah Surakarta”. Dalam kegiatan ini ditanamkan kepada anak-anak tentang salah satu ajaran Islam yakni cinta kebersihan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim yakni الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ , yang artinya bersuci itu separuh keimanan, anak-anak belajar langsung tentang bagaimana menjaga kebersihan.

Dimulai dengan cerita tentang pentingnya menjaga kebersihan, anak-anak diajak berpetualang di sebuah daerah yang tempatnya penuh sampah. Dimana-mana terlihat banyak lalat beterbangan, bau tak sedap tercium, sungai-sungai yang tak lagi jernih yang akhirnya menyebabkan banjir dan penyakit menular dimana-mana. Harapannya anak-anak semakin bersemangat untuk menjaga lingkungannya agar senantiasa bersih.

Setelah bercerita, anak-anak diajak untuk mengenal langsung alat-alat pembersih seperti: sapu, kain lap, serok, dan sebagainya. Anak-anak pun terlihat antusias untuk segera praktek langsung membersihkan sekolah mereka dengan alat-alat tersebut. Anak-anak juga membuat sebuah hasta karya yang berupa kolase sapu dari daun-daun kering.