Peningkatan Kompetensi Seorang Guru Dalam Pembelajaran disaat Masa Pandemi

Hai sobat eNHa Kids, bagaimana kabarnya? Semoga selalu kabar baik ya.
Tak terasa masa pademi sudah berlangsung hampir 1 tahun ini ya, sedih rasanya tidak bisa melakukan aktivitas secara normal. Menjaga diri dan keluarga kita menjadi prioritas utama agar tidak terpapar virus corona. Tapi keadaan dan tutuntan diluar bagi orangtua yang bekerja harus tetap dilakukan, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Sungguh berharap kondisi bisa kembali normal dan pandemi bisa selesai. Aamiin

Baik sobat eNHa Kids, kita tidak akan bahas lebih tentang pandemi karena yang akan kita bahas saat ini yaitu terkait peningkatan kompetensi seorang guru dalam pembelajaran disaat masa Pandemi.
Dunia pendidikan merupakan salah satu yang terdampak dalam pandemi ini, karena sejak bulan Maret 2020 sekolah-sekolah harus melaksanakan KBM secara online atau BDR (Belajar Dari Rumah). Bahkan dibeberapa sekolah harus melaksanakan pelaporan hasil belajar siswa dan akhirusannah secara virtual, karena untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Hal itu tidak perlu kita sedih berlarut karena kita harus tetap berjalan kedepan menuju kehidupan terbaik di masa ini.

Perlunya penyesuaian kompetisi guru dalam mengajar di masa Pandemi seperti ini harus senantiasa dikembangkan. Karena metode pembelajaran kepada siswa tentunya akan berbeda dibanding ketika sebelum masa pandemi. Dimasa pandemi ini guru dituntut memiliki kreativitas dalam pembelajaran terlebih kemampuan teknologi. Karena sistem pembelajaran BDR akan lebih efektif disampaikan dalam bentuk virtual, contohnya: video call, google classroom, google meeting, zoom dan lainnya.

Memang dengan metode pembelajaran virtual akan muncul masalah lain, tapi dengan sistem pembelajaran online menjadi alternatif penyampaian materi mulai dari jenjang TK hingga perkuliahan.
Nah… kira-kira apa saja yang perlu disiapkan ketika akan menyampaikan pembelajaran online:

1. Pilih model kelas virtual yang akan digunakan, pastikan bisa diakses siswa kita. Untuk memperlancar pembelajaran online, guru bisa mengkomunikasikan dengan baik kepada orang tua di rumah

2. Pastikan materi sudah disiapkan dengan baik sehingga efektif waktu akan tercapai

3. Tidak hanya materi inti, seringkali siswa akan mengalami kebosanan saat pembelajaran online, sehingga guru harus menyiapkan game ice breaking untuk mengusir kebosanan siswa

4. Siapkan video interaktif yang menarik sesuai tema/materi

5. Ajak siswa ikut interaksi disaat pembelajaran online, dengan siswa menjawab pertanyaan, menyapa satu persatu, tugas dadakan yang menuntut mereka melakukan saat itu

6. Proyek projects selesai pembelajaran

7. Beri apresiasi yang baik setiap hasil kerja siswa

8. Jangan lupa untuk selalu memotivasi siswa diakhir sesi kelas, sehingga muncul kesan kerinduan siswa untuk ikut kelas online dihari selanjutnya

Nah…itu ya sobat eNHa Kids beberapa tips meningkatkan kompetensi guru di masa Pandemi. Semoga bermanfaat ya..

penulis: Suwarti, S.Kom.I

Journey To Malaysia

Perjalanan itu Bernama Ukhuwah…

Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas limpahan rahmat dan karunianya. Anugrah besar akhir bulan Agustus 2019 adalah mendapat kepercayaan untuk mengikuti kegiatan Teacher Profesional Workshop Petrosain Petronas Kuala Lumpur Malaysia, yang dilaksanakan tanggal 27-29 Agustus 2019. Penyelenggara kegiatan ini adalah JSIT Indonesia Pusat yang in sya Allah akan dilaksanakan secara rutin untuk menambah wawasan guru-guru JSIT tentang perkembangan sains di Negeri Jiran tersebut.

Berangkat Ahad malam bersama rombongan dari seluruh perwakilan SIT di bawah Yayasan Nur Hidayah, sekaligus bersama rekan-rekan sejawat dari Karisidenan Surakarta. Perjalan berawal dari Bandara Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Rombongan akhirnya bertemu dengan rombongan dari perwakilan JSIT se-Indonesia yang memang konsen untuk mengikuti kegiatan tersebut. Meski pada akhirnya kami harus terpisah menjadi 2 kloter. Kloter pertama langsung melanjutkan perjalan ke Kuala Lumpur, sedangkan kloter kedua harus menginap di hotel sekitar bandara, karena jam keberangkaan pesawat Malaysia Airlines jam 11.oo esok harinya. Alhamdulillah saya termasuk anggota kloter 2, yang beranggotakan 9 orang. Sedang kloter kedua beranggotakan lebih dari 30 orang.

Hari pertama tiba di Kuala Lumpur, kami langsung diantar ke beberapa tempat bersejarah oleh pemandu kami, Bang Ainun yang ternyata orang Indonesia, yang sedang melanjutkan studi di USIM. Universitas Sain Islam Malaysia. Kantor Pemerintahan zaman dulu, Masjid Jamek, Tanah Merdeka, Kasultanan Malaysia dan tempat-tempat lainnya.

Mamasuki hari kedua, kami sudah bisa bertemu dengan teman-teman kami yang sudah terlebih dahulu menginjakkan kaki di Kuala Lumpur. Bertukar cerita tentunya karena ada beberapa perbedaan tempat yang dikunjungi. Hari kedua di Kuala Lumpur, kami diberi kesempatan untuk berbaur langsung dengan warga Malaysia. Bagaimana tidak…kami harus mencari sistem transportasi secara mandiri meski berkelompok. Membeli tiket MRT, masuk stasiun bawah tanah, naik MRT, menuju lokasi dan akhirnya sampailah kami di Petrosain yang berada di dalam Twin Tower. Menara kembar kebanggaan warga Malaysia.

Dua hari kami disibukkan dengan berbagai kegiatan sain yang dikemas apik dalam bermacam-macam game yang asyik dan menarik. Mulai dari hal-hal sederhana untuk anak-anak PAUD misalnya bermain gelembung, untuk anak-anak yang lebih besar lagi juga lebih seru. Mengenal angka kelipatan, organ tubuh, pola dan tentang pembakaran. Setelah makan siang kami berkesempatan masuk ke dalam wahana yang luar biasa, kalau di Indonesia semacam Taman Pintar yang ada di Jogja, atau mirip Jatim Park 3 karena ada wahana Dinosaurusnya juga, serta wahana yang lain yang berhubungan erat dengan ilmu sain.

Hari ketiga kami, diakhiri dengan agenda Story Telling. Bersama Cik Gu Noer Azar yang dengan gayanya yang luwes mampu memikat semua audiens dengan story telling tentang sains. Ini tentu menginspirasi kami untuk membuat kelas lebih hidup dengan aneka macam gaya dalam menyampaikan ilmu kepada anak-anak.

Perjalanan ke Malaysia diakhiri dengan lawatan ke USIM. Universitas Sains Islam Malaysia. Tempat pertama yang dituju adalah masjid megah milik universitas. Dilanjutkan dengan melihat-lihat fakultas yang ada disana, meski tidak sempat turun untuk bisa melihat lebih dalam. Kesempatan terakhir, kami diajak ke Insan Koleg dimana sekolah tersebut adalah sekolah menengah di bawah USIM dengan fasilitas yang luar biasa karena anak-anak yang disana pun juga anak-anak yang luar biasa. Baik dari kecerdasan maupun bakat yang dimiliki.

Badan memang lelah, tapi sebanding dengan apa yang kami didapatkan disana. Sungguh mengispirasi kreatifitas kami dalam membersamai tumbuh kembang anak-anak kami. Semangat untuk lebih baik….

Dewi Marsiyah, S.Si

 

Kebersamaan dan Kemenangan

Sabtu, 17 Agustus 2019 ustadz dan ustadaz PAUD IT Nur Hidayah Surakarta melaksanakan kegiatan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Peserta upacara meliputi semua ustadz dan ustadzah PAUD IT Nur Hidayah, karyawan mahasiswa PLP, serta guru PPG Dalam Jabatan dari PG PAUD Universitas Muhammadyah Surakarta. Pembina upacara, Dewi Marsiyah yang merupakan Kepala PAUD IT Nur Hidayah menyampaikan dalam amanatnya agar semua ustadz dan ustadzah tetap berkomitmen dan bangga menjadi pendidik untuk mewujudkan generasi-generasi terbaik yang akan memimpin bangsa ini kedepannya.

Selesai upacara bendera, ustadz dan ustadzah pun bersiap untuk melakukan berbagai perlombaan. Mulai dari lomba menyanyikan lagu nasional dan lagu daerah, lomba menyunggi tampah, maupun lomba tarik tambang. Semua berpasrtisipasi dalam lomba tersebut. Harapannya moment kemerdekaan ini menjadi sarana mengukir kebersamaan dan menguatkan ikatan antar ustdaz dan ustadzah. Selalu ada yang menang maupun kalah dai setiap perlombaan, akan tetapi semua merasa senang dan bergembira dalam kegiatan tersebut. Perlombaan tidak hanya sekedar mencari siapa pemenangnya tapi bagaimana menikmati setiap proses dan menjalankannya dengan usaha terbaik yang bisa kita lakukan.

BUKA PUASA BERSAMA

BUKA PUASA BERSAMA

Sabtu 26 Mei 2018 Keluarga Besar PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyelenggarakan buka puasa bersama.

Hadir sebagai pembicara, Ust Tamim Aziz yang menyampaikan taujih “Momentum Ramadhan Dalam Rangka Memperkokoh Keluarga”. Ramadhan menjadi momen yang berharga untuk menguatkan karakter kebaikan seluruh keluarga. Pembiasaan kebaikan baik ini tentu akan menjadi lebih mudah karena syetan-syetan dibelenggu dan pintu-pintu syurga dibuka selebar-lebarnya. Ketika kebaikan sulit dilaksanakan di bulan Ramadhan, bagaimana mungkin akan mudah dilaksanakan di bulan selain Ramadhan. Mari gunakan momentum Ramadhan untuk menguatkan kebaikan seluruh anggota keluarga kita.

Agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim keluarga besar PAUD IT Nur Hidayah Surakarta sekaligus ajang untuk saling mengenal anggota keluarga besar Ustadz/ah serta karyawan di PAUD IT Nur Hidayah.