Posts

,

KATA MEREKA

Kami Mahasiswa Magang Kependidikan III Universitas Sebelas Maret akan menyampaikan kesan dan pesan selama magang di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta.

Kami banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman selama di PAUD IIT Nur Hidayah mulai dari ilmu agama seperti pembiasaan tilawah di pagi hari, pembiasaan sholat dhuha sebelum beraktivitas, serta banyak mengerti hadits dan adab yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, kami mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia kerja, yaitu kedisiplinan waktu dalam bekerja, saling sharing, saling menyemangati sesama rekan kerja, serta bselalu menerima masukan dari pendapat rekan kerja yang lain.

Kami dapat mengerti besarnya dedikasi guru terhadap dunia pendidikan. Guru PAUD IT Nur Hidayah bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya. Meskipun dalam masa pandemi saat ini, guru tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi anak negeri.

Kemudian, kami juga mendapatkan pengalaman yang luar biasa karena guru-guru membuat video-video kreatif, melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui zoom, whatsapp, serta memberikan materi pembelajaran melalui flashdisk bagi setap anak didik yang diberikan kepada orang tua. Selain itu, PAUD IT Nur Hidayah juga melaksanakan home visit dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Protokol kesehatan selalu diperhatikan oleh PAUD IT Nur Hidayah, seperti guru dan anak didik menggunakan masker serta faceshield ketika home visit, mencuci tangan sebelum masuk ke rumah dan sekolah, serta membawa surat tugas yang berisi catatan suhu badan ketika berangkat dan pulang, kondisi kesehatan, dan riwayat bepergian.

Kami berharap semoga guru dan para karyawan PAUD IT Nur Hidayah Surakarta selalu solid, berdedikasi, dan bersinergi dalam memberikan pelayanan bagi anak negeri. Jazakumullohu khairon katsiira.

Enggi Ria Ristama
Eva Febriana Puspitasari
Feberiani Diana Putri
Felani Henrianti Priyono
Fina Nihaya

,

Pembelajaran Jarak Jauh

Masa Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak pertengahan Maret 2020 telah membuat beberapa sektor terhenti sejenak. Begitu juga dengan bidang pendidikan yang mengharuskan anak-anak belajar di rumah untuk mencegah dan memutus rantai penularan virus corona. Lalu bagaimana menyikapi situasi yang demikian? Bagaimnapun pendidikan harus terus berjalan, karena sejatinya belajar tak boleh berhenti. Untuk itulah para pengajar harus bisa menyikapi kondisi seperti sekarang dengan sebaik-baiknya. Tugas mengajar harus terus dilakukan mengikuti kondisi yang sedang terjadi.

Banyak cara bisa dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Dalam situasi seperti ini guru yang kreatif dan terampil sangat diperlukan. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah salah satu cara yang bisa ditempuh untuk tetap menyampaikan ilmu kepada anak-anak. PAUD IT Nur Hidayah Surakarta sendiri membuat berbagai macam video tutorial belajar untuk mendampingi anak-anak belajar setiap harinya. Selain itu, diadakan juga kelas zoom dan video call supaya para pengajar bisa menyapa langsung dengan anak didik mereka.

begitulah, dengan keterbatasan tetap harus bergerak. Kita tidak akan pernah tahu sampai kapankah kondisi pandemi ini akan berakhir. Namun, setiap amanah harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya. Mengajar adalah jiwa-jiwa yang sudah terpatri pada setiap pendidik. Maka terus didiklah mereka meskipun dengan segala keterbatasan.

,

HOME VISIT

Home Visit atau kunjungan ke rumah adalah salah satu program pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan oleh PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan sekolah untuk bisa mengoptimalkan pembelajaran disamping kegiatan Pembelajaan Jarak Jauh (PJJ) yang juga tetap berjalan. Home Visit PAUD IT Nur Hidayah Surakarta dilakukan dimana ustadz dan ustadzah wali keluarga datang ke rumah masing-masing anak dengan jadwal yang sudah dibuat untuk memberikan pembelajaran secara langsung.

Kegiatan Home Visit tentunya dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itulah beberapa Standart Operational Procedure (SOP) dibuat dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dan memaksimalkan ikhtiyar. Beberapa SOP yang dibuat diantaranya adalah: guru yang berkunjung serta anak didik wajib menggunakan masker atau face shield, guru, anak didik, serta keluarga yang dikunjungi dipastikan semua dalam keadaan sehat, guru pengajar, anak didik serta keluarga yang diknjungi tidak melakukan perjalanan jauh/ luar kota selama dua pekan terakhir, dan lain sebagainya.

Kegiatan Home Visit ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang beberapa bulan terakir telah hilang dikarenakan pandemi covid-19. Bagaimanapun untuk Pendidikan Anak Usia Dini, pembelajaran tatap muka jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan PJJ. Hal ini terutama dalam menanamkan pembiasaan adab islami. Meskipun begitu, kondisi bagaimanapun pendidikan harus terus berjalan. Para guru harus terus berinovasi dan berkreasi agar mampu mengajar dalam kondisi sesulit apapun, termasuk kondisi di masa pandemi seperti sekarang.

,

MENYAPA MASYARAKAT DUSUN NGREJENG KALIJAMBE

eNHa Kids Tebar Hewan Qurban
MENYAPA MASYARAKAT DUSUNG NGREJENG KALIJAMBE

Alhamdulillah, hari ini Sabtu 1 Agustus 2020, PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menunaikan amanah untuk menyalurkan hewan qurban berupa satu ekor sapi ke Dusun Ngrejeng, Desa Ngebung Kecamatan Kalijambe.


Kegiatan eNHa Kids Hewan Qurban merupakan kegiatan rutin tahunan untuk membantu menyalurkan hewan qurban dari para Shohibul Qurban terutamanya dari orang tua wali murid maupun dari masyarakat umum ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Sebelumnya PAUD IT Nur Hidayah Surakarta juga pernah menyalurkan ke beberapa daerah, seperti Jumantono-Jumapolo Karanganyar, Njlarem dan Selo Boyolali, dan yang terakhir di tahun kemarin di Kaloran Temanggung.

Selain itu PAUD IT Nur Hidayah tahun ini juga mendapatkan amanah berupa enam ekor kambing dan Alhamdulillah sudah disalurkan ke wilayah Kerten Laweyan, SDIT Bina Insani Banyudono, Njlarem Boyolali dan Kaloran Temanggung.
Dewi Marsiyah selaku Kepala PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran hewan qurban supaya tepat sasaran untuk masyarakat-masyarakat yang kurang mampu maupun masyarakat yang kesadaran berqurbannya masih rendah. Selain itu PAUD IT Nur Hidayah Surakarta juga berharap bahwa keberadaannya bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat yang lebih luas.

,

PEMBELAJARAN AL-QUR’AN METODE LITTAQWA

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi PAUD IT Nur Hidayah Surakarta yang salah satunya adalah mendidik generasi Qur’ani maka dalam kegiatan belajar mengajar di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta ada program pembelajaran Al Qur’an. Setiap harinya difokuskan selama 60 menit untuk pembelajaran Al Qur’an. Untuk pembagian waktunya adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan (5 menit)
2. Muroja’ah hafalan dan menambah hafalan baru (15 menit)
3. Penanaman konsep materi dengan peraga (10 menit)
4. Latihan ketrampilan membaca (20 menit)
5. Pesan dan nasehat (5 menit)
6. Mengulang ayat baru dilanjutkan do’a penutup (5 menit)

Metode yang kita gunakan untuk pembelajaran Al qur’an adalah metode littaqwa, yaitu metode yang dirancang oleh tim Internal dari Qur’an Center Nur Hidayah Surakarta. Dalam Metode ini terdiri dari 1 buku I’dad dan 4 jilid dengan pembagian materi sebagai berikut:
I’dad : Pengenalan huruf Hijaiyah tunggal berharokkat Fathah
Jilid 1 : Pengenalan huruf hijaiyah asli, huruf bersambung berharokat fathah, kashroh, dhommah dan pengenalan tanwin
Jilid 2 : Pengenalan huruf mad, sukun dan waqof
Jilid 3 : Pengenalan dengung, jelas, tasydid, lafadz Allah dan waqof ibtida’
Jilid 4 : Pengenalan tajwid dan bacaan ghorib
Khusus untuk PAUD kita targetkan untuk selesai buku I’dad dan jilid 1. Harapannya anak-anak memiliki penguasaan huruf hijaiyah yang kuat sehingga memudahkan untuk belajar materi di jenjang selanjutnya.
Untuk kegiatan hafalan, anak-anak akan ada talaqi per ayat setiap harinya. Harapannya ada progress yang selalu bertambah setiap tahunnya sehingga berazzam anak-anak dapat menyelesaikan juz 30 selama di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta.
Untuk mendukung program tersebut tak lupa pihak sekolah juga mengadakan program untuk upgrade SDM. Kegiatan tersebut berupa koordinasi setiap dua pekan sekali dan setoran hafalan sepekan sekali.
Dalam kondisi saat ini yang menerapkan Lockdown untuk membatasi penyebaran virus corona maka kami melakukan pembelajaran lewat media sosial. Ada penugasan untuk pembelajaran Al Qur’an di rumah yaitu muroja’ah dan membaca buku littaqwa. Orang tua mengirimkan laporan berupa foto dan video melalui grup whatsapp.
Semoga dengan upaya ini bisa tetap menjaga keistiqomahan anak didik PAUD IT Nur Hidayah Surakarta dalam belajar Al Qur’an sehingga terwujud generasi Qur’ani. Aamiin Yaa Rabb.

By: Ustadzah Suratmi Ningsih, S.Pd

SAATNYA PENDAMPINGAN ORANG TUA

Musibah apapun yang menimpa umat manusia telah ditetapkan oleh Allah SWT, termasuk penyebaran Virus Corona yang menyebabkan penyakit Covid-19. Manusia yang beriman pada Allah, tidak ada kata lain menyambut musibah ini dengan sabar dan berikhtiar totalitas dalam menghadapinya. Termasuk disaat nanti Virus Corona hilang, semua atas kehendak Allah. Terlebih di wilayah Surakarta, termasuk wilayah endemi dengan status Lock Down, mengharuskan seluruh anak untuk beraktifitas di rumah karena semua sekolah ditutup.

Saat inilah Allah memberi kesempatan orang tua untuk membersamai ananda lebih banyak waktu. Orang tua saat ini menjadi guru terbaik bagi tumbuh kembang ananda. Produktivitas waktu ananda di rumah sangat tergantung dari kualitas pendampingan orang tua. Untuk itulah PAUD IT Nur Hidayah berusaha memberikan sedikit solusi sebuah perencanaan pendampingan belajar dan pembiasaan perilaku Islam yang bisa diterapkan dalam keseharian. Program perencanaan pendampingan ini, kami beri nama Kurikulum Keluarga.

Muatan Kurikulum Keluarga mulai dari anak bangun hingga anak tidur kembali.
NO LINGKUP PERKEMBANGAN STRATEGI
1 (Aqidah) Tanamkan pada anak bahwa Virus Corona ada dan tiadanya atas kehendak Allah. Allah mencintai manusia untuk senantiasa menjaga makanan halal dan thoyyib saja. Penjelasan dengan narasi-narasi sederhana sesuai perkembangan berfikir anak.
2 (Akhlaq) Tanamkan pada anak bagaimana berakhlaq sesama anggota keluarga. Empati, saling membantu, berkata lembut dll, adalah akhlaq yang harus ditanamkan. Barangsiapa menjag akhlaqnya maka akan duduk berdekatan dengan Rosulullah SAW di syurga.
3 (Ibadah) Ajak anak untuk berlatih thoharoh training yang meliputi cuci tangan, cebok, berwudhu dengan cara yang benar. Setelah itu biasakanlah sholat berjama’ah di rumah. Dan minta anak-anak untuk selalu berdo’a sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
4 (Wawasan Islam) Bacakan shiroh Nabi dan Rosul dan para sahabat sebagai pengantar tidur ananda. Ambil ibroh yang bisa diteladani untuk anak-anak kita
5 (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) Berikanlah motivasi bagi anak-anak untuk banyak membaca buku. Ajak mereka untuk berdiskusi terhadap apa yang telah mereka dapatkan dari buku-buku tersebut. Walau anak-anak baru sebatas membaca gambar. Biasakan juga anak-anak belajar lingkup kognisi mereka, bagaimana mereka harus berfikir kreatif dalam menyelesaikan masalahnya. Asah terus kemampuan bahasa ananda dengan memberi kesempatan mereka berkomunikasi aktif. Alat atau bahan yang ada di rumah bisa menjadi sumber belajar bagi anak. Mengklasifikasi mainan pun menjadi hal yang menarik bagi anak. Permainan tradisional pun bisa menjadi solusi begi mereka untuk berfikir dan bergerak secara positif

Demikian ayah ibu, sedikit uraian untuk membantu orang tua dalam menyusun Kurikulum Keluarga.

By. Ustadzah Parwanti, S.Pd

BERDAGANGLAH SEPERTI RASULULLAH SAW

Hari ini, Senin 9 Maret 2020 PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menggelar kegiatan market day. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka puncak tema putaran ke-12 yang bertemakan “Profesi Para Nabi”. Kegiatan market day yang digelar bertujuan tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang fungsi uang tetapi juga menekankan tentang adab-adab berdagang sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Anak-anak beserta ustadz dan ustadzah wali keluarganya menyiapkan barang dagangan mereka sendiri-sendiri. Ada yang menjual aneka mainan anak, puding, jajanan pasar, yoghurt, balon, dan sebagainya. Anak-anak berprofesi sebagai penjual sekaligus pembeli. Mereka menawarkan barang-barang dagangan mereka terlebih dahulu, barulah mereka membeli produk-produk jualan kelas yang lain.

Harapannya kegiatan seperti ini bisa memberikan pelajaran berharga kepada anak-anak untuk menghargai uang yang mereka dapatkan. Anak-anak juga mampu mengelola sendiri uang yang mereka punya dan digunakan untuk membeli barang-barang yang mereka butuhkan. Yuk bedagang seperti Rasulullah…

,

Parenting: Menangis, Dilarang atau Dibiarkan?

Ayah Bunda, apakah sering melarang anak menangis?
Ternyata sebagai orang tua kita tidak diperbolehkan melarang anak menangis sembarangan. Kenapa? Karena ketika kita melarang mereka menangis, justru emosinya akan tertahan dan bisa bisa membuat mereka tertekan. Boleh melarang mereka untuk menangis, hanya saja perlu diperhatikan faktor usia, penyebab mereka menangis, dan ada cara yang tepat menghentikan tangisan mereka.

Contohnya saja bayi yang belum bisa bicara. Menangis merupakan cara ia berkomunikasi. Lewat tangis, bayi mengungkapkan bahwa ia lapar, haus, merasa tidak nyaman, dan sebagainya. Begitu pula balita yang kemampuan bicaranya masih minim. Perasaan negatif sering mereka ungkapkan dengan cara menangis. Misalnya ketika mereka sedang sedih, marah, kesal ataupun kecewa.

Lalu, bagaimana jika putra-putri kita termasuk tipe anak yang mudah menangis? Maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:
🌷 Jangan dimarahi atau diejek
Ketika anak menangis, biarkanlah mereka meluapkan emosinya terlebih dahulu. Jangan dimarahi ataupun diejek. Karena ketika dimarahi atau diejek, ia akan merasa bahwa perasannya tidak diterima oleh orang lain, bahkan oleh orang-orang terdekatnya, yakni kita sebagai orang tua. Hal ini akan menyebabkan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang minim empati dan egois karena itulah yang diajarkan oleh orang tua mereka.

🌷 Peluk dan dekap mereka
Jadikan kita sebagai teman terbaik mereka disaat mereka sedang sedih. Sediakanlah diri kita menjadi tempat untuknya menyampaikan masalah yang sedang mereka hadapi. Berikan kondisi ternyaman kepada mereka dengan cara memeluk mereka disaat mereka menangis, mendekap mereka, atau mengusap air mata mereka dengan lembut.

🌷 Cari tahu penyebabnya
Setelah kondisi mereka tenang, maka cari tahu apa yang membuat mereka memangis. Bantu mereka menyelesaikan masalahnya sendiri, atau berikan saran bagaimana seharusnya menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi.

🌷 Ajarkan cara menenangkan diri
Tidak setiap saat anak-anak berada di samping kita, maka bantulah mereka menghadapi masalahnya ketika kita tidak ada. Ajarkan mereka bagaimana menenangkan diri disaat sedang sedih, marah, ataupun kecewa. Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk berpindah posisi, beristighfar, dan berwudhu ketika sedang marah. Hal ini bisa menjadi alternatif bagi anak-anak untuk menenangkan diri.

🌷 Ajarkan untuk mengungkap perasaan
Sebagai orang tua, jangan biarkan anak-anak meluapkan emosinya tanpa alasan. Biasanya mereka akan menjerit, teriak-teriak, memukul, ataupun melempar benda disaat marah karena mereka tidak mengetahui bagaimana cara mengekspresikan kemarahannya secara verbal. Ajarkan beberapa kata atau kalimat kepada mereka seperti “aku sedang marah”, “aku sedang sedih”, “aku sedang kesal”, dan sebagainya. Lambat laun anak akan terbiasa untuk mengungkapkan perasaannya dengan cara yang baik.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bahwa ada banyak manfaat ketika kita membiarkan untuk meluapkan emosinya, yakni:
🌷Menangis bisa menyeimbangkan emosi
🌷Menangis bisa mengurangi kesedihan
🌷Menangis bisa memperbaiki mood
🌷Menangis bisa mengurangi rasa sakit karena disaat menangis tubuh mengeluarkan hormon oksitosin yang dapat menenangkan dan hormon endorfin yang membuat tubuh tidak merasakan sakit yang dialami.
🌷Dan untuk bayi, menangis bisa membuat mereka tidur terlelap.

Menangis itu sehat, indah dan mengungkapkan kejujuran. Maka disaat yang tepat bolehlah untuk menangis sepuas-puasnya. Bahkan di dalam QS Al Isra ayat 109, Allah menyampaikan “dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk”. Maka mari kita ajarkan kepada anak-anak kita, ketika mereka sedang mengalami masalah yang berat, untuk menangis dan mengungkapkan apa yang menjadi bebannya di hadapan Rabb-nya.

Disampaikan oleh: Fika Yudhi Hidayati, S.I.Kom

Dalam Harmonika Good Parenting Radio MH FM, Jumat 10 Januar 2020

 

,

Service Excellent

Sabtu 7 September 2019, BPH Bidang Pendidikan Yayasan Nur Hidayah (YNH) bidang Humas dan SDM menyelenggarakan pelatihan sevice excellent. Adapun pelatihan ini diikuti oleh humas SIT Nur Hidayah dan stafnya, satpam serta bagian Administrasi dan Tata Usaha. Kurang lebih lima puluh peserta dari semua SIT Nur Hidayah dari unit PAUD IT sampai SMA IT ikut dalam pelatihan ini. Dengan dipandu trainer tingkat nasioanal, Coach Jumadi Subur dari Kudus, pelatihan ini berlangsung dari jam 07.30-17.00 WIB.

Pelatihan service excellent ini dibagi menjadi tiga sesi. Salah satu sesi mengupas dan praktek langsung bagaimana melayani customer dengan layanan high level. Ust Anis Tanwir Hadi selaku Ketua BPH Bidang Pendidikan YNH menyampaikan bahwa Nur Hidayah merupakan sekolah rujukan. Tidak hanya sekolah-sekolah di dalam negeri saja bahkan sekarang sudah merambah di level internasional. Untuk itulah diperlukan adanya pelayanan super yang harus diberikan kepada siapapun yang mengunjungi Yayasan Nur Hidayah Surakarta.

Service excellent juga memberikan motivasi spiritual sendiri bagi para peserta pelatihan agar tetap senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah SAW. “Mudahkanlah urusan orang lain, maka Allah akan mudahkan urusanmu di dunia mapun di akherat nanti”. Tetap semangat melakukan kebaikan ya!

Selamat Datang Cik Gu

Selasa, di tanggal 10 Muharram 1441 Hijriyah atau bertepatan dengan tanggal 10 September 2019, PAUD IT Nur Hidayah Surakarta kedatangan tamu dari negeri seberang, Brunei Darussalam. Cik Gu Norkhainani Muhamed Razilah atau lebih yang lebih akrab dipanggil Cik Gu Kay ini mengunjungi SIT Nur Hidayah Solo selama dua hari. Terkhusus di hari ini, Cik Gu Kay mengunjungi PAUD IT Nur Hidayah Solo, mulai dari layanan TPA PBIT, Kelompok Bermain sampai ke layanan Taman Kanak-kanak A maupun B.

Cik Gu Kay yang berdarah Malaysia ini merupakan seorang pendidik dan Kepala Sekolah dari Cahaya Bina Insani School, Brunei Darussalam. Dalam kunjungannya ke Indonesia untuk study banding, Cik Gu Kay tidak hanya mengunjungi Nur Hidayah Solo saja, tetapi juga beberapa Sekolah Islam Terpadu di daerah lain, seperti Depok dan Jogjakarta.

Memang benar beda padang beda ilalang. Meski secara geografis, sejarah dan kebudayaan antara Brunei Darussalam dan Indonesia berbeda, tetapi terus belajar dan bertukar pikiran akan semakin menambah wawasan dan khasanah tentang bagaimana mendidik sebuah generasi. Harapannya kunjungan ini memberikan kemanfaatan dan keberkahan bagi yang dikunjungi dan mengunjungi. Selamat melanjutkan perjalanan Cik Gu Kay. Terimakasih untuk kunjungannya ke PAUD IT Nur Hidayah Solo.