Posts

,

Pembelajaran Jarak Jauh

Masa Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak pertengahan Maret 2020 telah membuat beberapa sektor terhenti sejenak. Begitu juga dengan bidang pendidikan yang mengharuskan anak-anak belajar di rumah untuk mencegah dan memutus rantai penularan virus corona. Lalu bagaimana menyikapi situasi yang demikian? Bagaimnapun pendidikan harus terus berjalan, karena sejatinya belajar tak boleh berhenti. Untuk itulah para pengajar harus bisa menyikapi kondisi seperti sekarang dengan sebaik-baiknya. Tugas mengajar harus terus dilakukan mengikuti kondisi yang sedang terjadi.

Banyak cara bisa dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Dalam situasi seperti ini guru yang kreatif dan terampil sangat diperlukan. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah salah satu cara yang bisa ditempuh untuk tetap menyampaikan ilmu kepada anak-anak. PAUD IT Nur Hidayah Surakarta sendiri membuat berbagai macam video tutorial belajar untuk mendampingi anak-anak belajar setiap harinya. Selain itu, diadakan juga kelas zoom dan video call supaya para pengajar bisa menyapa langsung dengan anak didik mereka.

begitulah, dengan keterbatasan tetap harus bergerak. Kita tidak akan pernah tahu sampai kapankah kondisi pandemi ini akan berakhir. Namun, setiap amanah harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya. Mengajar adalah jiwa-jiwa yang sudah terpatri pada setiap pendidik. Maka terus didiklah mereka meskipun dengan segala keterbatasan.

,

HOME VISIT

Home Visit atau kunjungan ke rumah adalah salah satu program pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan oleh PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan sekolah untuk bisa mengoptimalkan pembelajaran disamping kegiatan Pembelajaan Jarak Jauh (PJJ) yang juga tetap berjalan. Home Visit PAUD IT Nur Hidayah Surakarta dilakukan dimana ustadz dan ustadzah wali keluarga datang ke rumah masing-masing anak dengan jadwal yang sudah dibuat untuk memberikan pembelajaran secara langsung.

Kegiatan Home Visit tentunya dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itulah beberapa Standart Operational Procedure (SOP) dibuat dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dan memaksimalkan ikhtiyar. Beberapa SOP yang dibuat diantaranya adalah: guru yang berkunjung serta anak didik wajib menggunakan masker atau face shield, guru, anak didik, serta keluarga yang dikunjungi dipastikan semua dalam keadaan sehat, guru pengajar, anak didik serta keluarga yang diknjungi tidak melakukan perjalanan jauh/ luar kota selama dua pekan terakhir, dan lain sebagainya.

Kegiatan Home Visit ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang beberapa bulan terakir telah hilang dikarenakan pandemi covid-19. Bagaimanapun untuk Pendidikan Anak Usia Dini, pembelajaran tatap muka jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan PJJ. Hal ini terutama dalam menanamkan pembiasaan adab islami. Meskipun begitu, kondisi bagaimanapun pendidikan harus terus berjalan. Para guru harus terus berinovasi dan berkreasi agar mampu mengajar dalam kondisi sesulit apapun, termasuk kondisi di masa pandemi seperti sekarang.

,

MENYAPA MASYARAKAT DUSUN NGREJENG KALIJAMBE

eNHa Kids Tebar Hewan Qurban
MENYAPA MASYARAKAT DUSUNG NGREJENG KALIJAMBE

Alhamdulillah, hari ini Sabtu 1 Agustus 2020, PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menunaikan amanah untuk menyalurkan hewan qurban berupa satu ekor sapi ke Dusun Ngrejeng, Desa Ngebung Kecamatan Kalijambe.


Kegiatan eNHa Kids Hewan Qurban merupakan kegiatan rutin tahunan untuk membantu menyalurkan hewan qurban dari para Shohibul Qurban terutamanya dari orang tua wali murid maupun dari masyarakat umum ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Sebelumnya PAUD IT Nur Hidayah Surakarta juga pernah menyalurkan ke beberapa daerah, seperti Jumantono-Jumapolo Karanganyar, Njlarem dan Selo Boyolali, dan yang terakhir di tahun kemarin di Kaloran Temanggung.

Selain itu PAUD IT Nur Hidayah tahun ini juga mendapatkan amanah berupa enam ekor kambing dan Alhamdulillah sudah disalurkan ke wilayah Kerten Laweyan, SDIT Bina Insani Banyudono, Njlarem Boyolali dan Kaloran Temanggung.
Dewi Marsiyah selaku Kepala PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran hewan qurban supaya tepat sasaran untuk masyarakat-masyarakat yang kurang mampu maupun masyarakat yang kesadaran berqurbannya masih rendah. Selain itu PAUD IT Nur Hidayah Surakarta juga berharap bahwa keberadaannya bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat yang lebih luas.

KETIKA ANAK HARUS BERPISAH DENGAN DIAPER

Penggunaan diaper sudah menjadi sebuah kebiasaan untuk anak kecil, terutama bayi. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan bayi belum bisa mengutarakan hasratnya untuk buang air kecil atau air besar. Saat usia anak beranjak 2 tahun, anak-anak perlu dilatih supaya bisa berhenti menggunakan diaper. Hal ini bertujuan untuk melatih anak agar dapat merasakan buang air kecil itu seperti apa. Selain itu juga bertujuan menstimulasi anak berkomunikasi supaya bisa mengungkapkan kebutuhannya ke toilet.

Beberapa tips yang bisa kita terapkan agar anak-anak bisa berhenti menggunakan diaper adalah sebagai berikut….
Yuk kita simak…!

1. Motivasi anak untuk melepas Diaper. Nah kita memberi motivasi untuk anak, mengapa mesti melepas diaper. Alasannya apa dan ungkapkan dengan kalimat positif.
2. Mengajak anak untuk pipis setiap satu jam sekali. Nah ini perlu kita cermati setiap jamnya. Kita latih dan tawarkan ke toilet per satu jam agar ananda terbiasa dengan ritme waktunya untuk buang air kecil.
3. Jika masih juga ngompol, kita perhatikan kebiasaan pipisnya setiap berapa menit sekali.
4. Motivasi ananda untuk mau bilang saat mau pipis. Selalu gunakan kalimat positif untuk memotivasinya. Hal ini dilakukan, agar anak mudah mengerti dan paham.
5. Biasakan terus hal tersebut, sampai anak mandiri mau bilang saat mau pipis. Anak mulai dapat mengenali kebutuhan dirinya untuk pipis.
6.Menyamakan pola asuh antara di rumah dan di sekolah.
7. Nah terakhir yaitu kita harus sabar untuk melakukannya ini. Tidak akan bisa berhasil sekali langsung anak mandiri, tapi butuh kesabaran dan ketelatenan orang dewasa untuk melatih anak berhenti menggunakan diaper.

Nah itu beberapa tips yang bisa diterapkan yaa ayah ibu. Selain tips itu jangan lupa juga berdoa, karena doa dan ikhtiar tak bisa terpisahkan…

Selamat mencoba dan semoga berhasil diterapkan kepada anak kita…

KETIKA SI KECIL SUSAH MAKAN BUAH DAN SAYUR

Wahai para Ibu…, seringkah merasakan kewalahan menghadapi ananda yang susah makan karena dipiringnya ada sayuran? Pernahkah merasakan bingung karena ananda tidak suka makan buah?
Tak sedikit ternyata, orang tua yang mengeluhkan hal tersebut. Padahal, sebagai orang tua, kita tentunya ingin memberikan nutrisi yang seimbang untuk anak kita, agar pertumbuhannya maksimal.

Masalahnya, menjadi ahli nutrisi bagi anak kita memang tidaklah mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi untuk membujuk anak agar mau makan buah dan sayuran.


Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kita dapat mengubah anak susah makan buah dan sayur menjadi menyukai semua jenis buah dan sayuran.

Mungkin kita pernah mendengar ada istilah Nutrition Parenting, yaitu upaya yang dilakukan orang tua agar anak memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi makanan sehat. Termasuk cara orang tua bisa mentransfer ilmu pengetahuan kepada orang lain, pengasuh atau siapapun yang membantu anak disaat orangtua tidak ada dirumah.
Sebagai contoh, saat kita menyajikan sayuran bayam saat makan, kita perlu menjelaskan kepada anggota keluarga, terutama anak mengapa kita memasak sayur bayam hari ini, apa kandungan nutrisi yang terkandung didalamnya.
Harapannya, dengan cara ini anak dapat belajar dan mampu menumbuhkan kebiasaan mereka mau mengonsumsi makanan sehat.

Coba beberapa tips di bawah ini yuks:

1. Pilih buah dan sayuran yang segar, karena semakin segar buah dan sayuran yang kita sajikan semakin lezat rasanya.
2. Pilih buah dan sayuran yang disukai ananda terlebih dahulu
Hal ini dilakukan agar ananda tidak mudah bosan.
3. Menyajikan menu buah dan sayur dengan kreatif.
Misal: membuat kreasi nugget sayur.
Buah bisa disajikan dengan berbagai cara: jus, salad buah, sate buah dll.
4. Jadikan buah dan sayuran sebagai menu pembuka
5. Memberi reward kepada anak karena telahau makan buah dan sayuran yang sebelumnya tidak mau memakannya.
6. Mengenalkan buah dan sayur dengan cara lain, seperti:
* Membacakan buku cerita tentang buah dan sayuran
* Mendongengkan tentang buah dan sayuran
* Memperlihatkan film tentang manfaat makan buah dan sayuran
7. Sesekali menciptakan suasana yang berbeda dari biasanya saat makan bersama, seperti yang biasanya makan di meja makan, sesekali bisa mencoba makan bersama dengan lesehan. Atau sesekali makan ditaman/halaman rumah.

Semoga dengan usaha kita yang konsisten, makan buah dan sayuran akan dapat menjadi kebiasaan anak-anak kita.

Selamat mencoba supermoms

SI KECIL SUSAH BANGUN PAGI?

Si Kecil Susah Bangun Pagi?

Ayah Ibu…
Pernahkah mengalami yang namanya susah membangunkan ananda di pagi hari? Wah pasti banyak temannya ya…


Mengajarkan sebuah kebiasaan agar menjadi karakter memang tidak semudah membalik telapak tangan. Tentunya perlu keteladanan dan konsistensi dari kita para orang tua. Pasalnya bangun pagi adalah sesuatu yang harus dibiasakan sejak kecil bahkan sejak dalam kandungan. Karena dengan bangun pagi ada keberkahan disana. Ada pembiasaan untuk beribadah dan tunduk kepada Rabb-nya sebelum memulai aktivitas sepanjang hari.

Hal pertama yang harus kita lakukan sebelum melaksanakan misi mulia ini ialah mengikhlaskan niat. Bersihkanlah hati kita dari segala kotoran yang akan menjerumuskan kita serta menyingkirkan kita dari jalan yang lurus. Seperti keinginan agar kita dipuji. “Masya Allah hebat ya ananda rajin sholat subuh di Masjid”. Lantas kita menyunggingkan senyum tanda riya’ dan senang mendapatkan pujian manusia. Maka jangan sampai pujian itu kita jadikan sebagai tujuan awal dan akhir kita dari pendidikan yang kita berikan kepada anak-anak kita.

Lalu, hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan agar si kecil mudah bangun pagi:

🌷Ucapkan kata-kata yang lemah lembut saat membangunkannya.

🌷Usaplah punggung dan kepalanya.

🌷Biarkan ia tertidur sebentar, kembalilah bangunkan setelah lima menit kemudian (jika memang ada keluasan waktu).

🌷Nyalakanlah lampu kamar.

🌷Percikkanlah air ke wajahnya jika memang masih susah dibangunkan

🌷 Sebelum tidur berikan pesan kepada ananda tentang nikmatnya bangun pagi. Bisa lewat cerita atau pesan-pesan bermakna.

🌷 Biasakan tidur malam lebih awal sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

🌷 Atur pola tidur ananda dan mulai berikan tangung jawab dengan konsekuensi apabila tidak melaksanakan kesepakatan yang telah dibuat.

🌷 Membuat kegiatan yg seru bila nanti ananda bisa bangun pagi.

🌷Memberkan reward atau penghargaan atas usahanya bisa bangun pagi.

🌷 Keteladanan yang baik dari orang tua akan sangat berpengaruh pada kebiasaan anak.

🌷 Waktu tidur idealnya anak sekolah adalah 8 hingga 10 jam. Usahakan perhatikan si ananda apabila mengalami kesulitan tidur malam

🌷Bisa dicoba juga untuk memasang jam alarm di sebelahnya

🌷 Dan tentunya, segela ikhtiar yang kita lakukan, lengkapi dengan doa. Karena Allah lah yang akan mempermudah segala sesuatunya.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang senantiasa mendirikan salat, Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim : 40)

Nah Ayah Ibu, bisa dicoba ya tips-tips di atas. Jadi meskipun sekarang ini kita dan anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah, tapi bangun pagi tetap jadi kebiasaan ya.

Selamat mencoba 😃

#GembiraBersamaQurrotaayun

SAATNYA PENDAMPINGAN ORANG TUA

Musibah apapun yang menimpa umat manusia telah ditetapkan oleh Allah SWT, termasuk penyebaran Virus Corona yang menyebabkan penyakit Covid-19. Manusia yang beriman pada Allah, tidak ada kata lain menyambut musibah ini dengan sabar dan berikhtiar totalitas dalam menghadapinya. Termasuk disaat nanti Virus Corona hilang, semua atas kehendak Allah. Terlebih di wilayah Surakarta, termasuk wilayah endemi dengan status Lock Down, mengharuskan seluruh anak untuk beraktifitas di rumah karena semua sekolah ditutup.

Saat inilah Allah memberi kesempatan orang tua untuk membersamai ananda lebih banyak waktu. Orang tua saat ini menjadi guru terbaik bagi tumbuh kembang ananda. Produktivitas waktu ananda di rumah sangat tergantung dari kualitas pendampingan orang tua. Untuk itulah PAUD IT Nur Hidayah berusaha memberikan sedikit solusi sebuah perencanaan pendampingan belajar dan pembiasaan perilaku Islam yang bisa diterapkan dalam keseharian. Program perencanaan pendampingan ini, kami beri nama Kurikulum Keluarga.

Muatan Kurikulum Keluarga mulai dari anak bangun hingga anak tidur kembali.
NO LINGKUP PERKEMBANGAN STRATEGI
1 (Aqidah) Tanamkan pada anak bahwa Virus Corona ada dan tiadanya atas kehendak Allah. Allah mencintai manusia untuk senantiasa menjaga makanan halal dan thoyyib saja. Penjelasan dengan narasi-narasi sederhana sesuai perkembangan berfikir anak.
2 (Akhlaq) Tanamkan pada anak bagaimana berakhlaq sesama anggota keluarga. Empati, saling membantu, berkata lembut dll, adalah akhlaq yang harus ditanamkan. Barangsiapa menjag akhlaqnya maka akan duduk berdekatan dengan Rosulullah SAW di syurga.
3 (Ibadah) Ajak anak untuk berlatih thoharoh training yang meliputi cuci tangan, cebok, berwudhu dengan cara yang benar. Setelah itu biasakanlah sholat berjama’ah di rumah. Dan minta anak-anak untuk selalu berdo’a sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
4 (Wawasan Islam) Bacakan shiroh Nabi dan Rosul dan para sahabat sebagai pengantar tidur ananda. Ambil ibroh yang bisa diteladani untuk anak-anak kita
5 (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) Berikanlah motivasi bagi anak-anak untuk banyak membaca buku. Ajak mereka untuk berdiskusi terhadap apa yang telah mereka dapatkan dari buku-buku tersebut. Walau anak-anak baru sebatas membaca gambar. Biasakan juga anak-anak belajar lingkup kognisi mereka, bagaimana mereka harus berfikir kreatif dalam menyelesaikan masalahnya. Asah terus kemampuan bahasa ananda dengan memberi kesempatan mereka berkomunikasi aktif. Alat atau bahan yang ada di rumah bisa menjadi sumber belajar bagi anak. Mengklasifikasi mainan pun menjadi hal yang menarik bagi anak. Permainan tradisional pun bisa menjadi solusi begi mereka untuk berfikir dan bergerak secara positif

Demikian ayah ibu, sedikit uraian untuk membantu orang tua dalam menyusun Kurikulum Keluarga.

By. Ustadzah Parwanti, S.Pd

COVID, JANGAN MENDEKAT YA…

Pagi ini, Kamis 5 Maret 2020 anak-anak PAUD IT Nur Hidayah Surakarta tetap bersemangat meski langit masih ber berselimut mendung. Terlebih lagi hari ini ada sosiodrama bertajuk “COVID, Jangan Mendekat ya” dari Bapak Ibu Dokter Dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta. Inti dari sosiodrama ini menguatkan ke anak-anak tentang  pentingnya makan sayur, buah, lauk pauk dan air putih untuk mencegah virus yang akhir-akhir ini lagi trend, yakni virus corona.

Bapak Ibu Dokter Dosen ini ada yang berperan sebagai sayuran, buah-buahan, lauk pauk, air putih, cacing dan tentunya si virus corona. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu mengajak anak-anak untuk mengkonsumsi makan-makanan yang sehat dan menerapkan pola hidup sehat seperti tujuh langkah mencuci tangan sebelum makan. Anak-anak terlihat sangat antusias melihat sosiodrama ini. Bahkan, anak-anak pun diajarkan sebuah lagu tentang makanan sehat.

Kegiatan sosiodrama yang diselenggarakan di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta ini merupakan kerjasama dengan Universitas Sebelas Maret dalam agenda “UNS Mengajar”. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Universitas Sebelas Maret Surakarta yang ke-44. Barakallah.

Mari kita ikhtiarkan bersama untk senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan yang halal dan thoyyib. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari segala bentuk penyakit yang membahayakan.

,

Parenting: Menangis, Dilarang atau Dibiarkan?

Ayah Bunda, apakah sering melarang anak menangis?
Ternyata sebagai orang tua kita tidak diperbolehkan melarang anak menangis sembarangan. Kenapa? Karena ketika kita melarang mereka menangis, justru emosinya akan tertahan dan bisa bisa membuat mereka tertekan. Boleh melarang mereka untuk menangis, hanya saja perlu diperhatikan faktor usia, penyebab mereka menangis, dan ada cara yang tepat menghentikan tangisan mereka.

Contohnya saja bayi yang belum bisa bicara. Menangis merupakan cara ia berkomunikasi. Lewat tangis, bayi mengungkapkan bahwa ia lapar, haus, merasa tidak nyaman, dan sebagainya. Begitu pula balita yang kemampuan bicaranya masih minim. Perasaan negatif sering mereka ungkapkan dengan cara menangis. Misalnya ketika mereka sedang sedih, marah, kesal ataupun kecewa.

Lalu, bagaimana jika putra-putri kita termasuk tipe anak yang mudah menangis? Maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:
🌷 Jangan dimarahi atau diejek
Ketika anak menangis, biarkanlah mereka meluapkan emosinya terlebih dahulu. Jangan dimarahi ataupun diejek. Karena ketika dimarahi atau diejek, ia akan merasa bahwa perasannya tidak diterima oleh orang lain, bahkan oleh orang-orang terdekatnya, yakni kita sebagai orang tua. Hal ini akan menyebabkan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang minim empati dan egois karena itulah yang diajarkan oleh orang tua mereka.

🌷 Peluk dan dekap mereka
Jadikan kita sebagai teman terbaik mereka disaat mereka sedang sedih. Sediakanlah diri kita menjadi tempat untuknya menyampaikan masalah yang sedang mereka hadapi. Berikan kondisi ternyaman kepada mereka dengan cara memeluk mereka disaat mereka menangis, mendekap mereka, atau mengusap air mata mereka dengan lembut.

🌷 Cari tahu penyebabnya
Setelah kondisi mereka tenang, maka cari tahu apa yang membuat mereka memangis. Bantu mereka menyelesaikan masalahnya sendiri, atau berikan saran bagaimana seharusnya menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi.

🌷 Ajarkan cara menenangkan diri
Tidak setiap saat anak-anak berada di samping kita, maka bantulah mereka menghadapi masalahnya ketika kita tidak ada. Ajarkan mereka bagaimana menenangkan diri disaat sedang sedih, marah, ataupun kecewa. Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk berpindah posisi, beristighfar, dan berwudhu ketika sedang marah. Hal ini bisa menjadi alternatif bagi anak-anak untuk menenangkan diri.

🌷 Ajarkan untuk mengungkap perasaan
Sebagai orang tua, jangan biarkan anak-anak meluapkan emosinya tanpa alasan. Biasanya mereka akan menjerit, teriak-teriak, memukul, ataupun melempar benda disaat marah karena mereka tidak mengetahui bagaimana cara mengekspresikan kemarahannya secara verbal. Ajarkan beberapa kata atau kalimat kepada mereka seperti “aku sedang marah”, “aku sedang sedih”, “aku sedang kesal”, dan sebagainya. Lambat laun anak akan terbiasa untuk mengungkapkan perasaannya dengan cara yang baik.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bahwa ada banyak manfaat ketika kita membiarkan untuk meluapkan emosinya, yakni:
🌷Menangis bisa menyeimbangkan emosi
🌷Menangis bisa mengurangi kesedihan
🌷Menangis bisa memperbaiki mood
🌷Menangis bisa mengurangi rasa sakit karena disaat menangis tubuh mengeluarkan hormon oksitosin yang dapat menenangkan dan hormon endorfin yang membuat tubuh tidak merasakan sakit yang dialami.
🌷Dan untuk bayi, menangis bisa membuat mereka tidur terlelap.

Menangis itu sehat, indah dan mengungkapkan kejujuran. Maka disaat yang tepat bolehlah untuk menangis sepuas-puasnya. Bahkan di dalam QS Al Isra ayat 109, Allah menyampaikan “dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk”. Maka mari kita ajarkan kepada anak-anak kita, ketika mereka sedang mengalami masalah yang berat, untuk menangis dan mengungkapkan apa yang menjadi bebannya di hadapan Rabb-nya.

Disampaikan oleh: Fika Yudhi Hidayati, S.I.Kom

Dalam Harmonika Good Parenting Radio MH FM, Jumat 10 Januar 2020

 

PAUD IT Nur Hidayah Menyapa CFD

Ahad, 7 Desember 2019 PAUD IT Nur Hidayah Surakarta menyelenggarakan kegiatan di Car Free Day Solo bertittle “PAUD IT Nur Hidayah Menyapa CFD”. Kegiatan yang menampilkan berbagai tampilan anak serta program-program PAUD IT Nur Hidayah Surakarta ini digelar dari pukul 06.00-08.00 pagi.

Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam agenda ini seperti senam bersama, tampilan anak, dongeng, cek kesehatan masyarakat gratis, arena bermain anak, melukis gratis, serta Pojok Baca dan Dongeng Bank Indonesia pun ada disini.

Dalam acara PAUD IT Nur Hidayah Menyapa CFD ini juga melayani masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Dewi Marsiyah, selaku Kepala PAUD IT Nur Hidayah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan PAUD IT NH ke khalayak yang lebih luas. Harapannya PAUD IT NH bisa semakin dekat dengan masyarakat. Keberadaannya bisa memberikan kontribasi yang positif terutamanya di bidang Pendidikan Anak Usia Dini serta semakin dirasakan kemanfaatan dan kemaslahatannya.