Semangat Berkolaborasi, PAUD IT Nur Hidayah Solo Selenggarakan Silaturrahim Orang Tua Murid dan Guru

Late Post

Solo (15/7) — PAUD IT Nur Hidayah Surakakarta menyelenggarakan agenda Silaturrahim Orang Tua Murid dan Guru (SOMG) Perdana sebelum memasuki Tahun Ajaran Baru. Kegiatan yang dilaksanakan di Nur Hidayah Convention Center ini mengambil tema “Kolaborasi Mendidik Generasi Berkarakter Islami”. Agenda silaturrahim ini dihadiri 150 orang tua murid dari layanan Taman Pengasuhan Anak Pondok Batita Islam Terpadu (TPA PBIT), Kelompok Bermain Islam Terpadu (KB IT), dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TK IT).

Tujuan dari agenda ini adalah silaturrahim antara pihak sekolah dan orang tua untuk menyatukan visi misi dalam proses pendidikan anak. Tak hanya itu, dalam SOMG Perdana ini juga dipaparkan program-program sekolah selama setahun kedepan. Harapannya pihak sekolah dan orang tua bersama-sama mengawal dan mendukung kegiatan sekolah.

Kepala PAUD IT Nur Hidayah Surakarta, Parwanti memgatakan bahwa sekolah menerima ide-ide ataupun masukan dari orang tua dalam membentuk sekolah impian bersama. “Kami pihak sekolah terbuka lebar jika ada ide-ide baru dari orang tua selaku partner sekolah. Jika ide-ide itu sifatnya membangun dan untuk kemajuan sekolah, kami akan berusaha merealisasikannya,” tambah Parwanti.

Dalam agenda tersebut juga merupakan moment perkenalan ustadz-ustadzah yang akan mendampingi anak-anak selama setahun kedepan. Sebelumnya para guru wali kelas pun sudah mendatangi rumah seluruh siswa baru dalam rangka menciptakan bonding antara guru dan anak didik.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Ustadzah dr Marijati yang juga merup√†kan alumni orang tua wali murid PAUD IT Nur Hidayah Solo. Pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat merupakan inti dari materi yang disampaikan oleh narasumber. “Pendidikan yang baik harus selaras. Sekolah tidak bisa berjalan sendirian tanpa peran serta orang tua dan lingkungan yang mendukung,” ungkap Marijati.

Harapannya, acara SOMG Perdana ini bisa memberikan gambaran bagaimana sekolah dan orang tua bersama-sama mengemban amanah agar generasi-generaai qurrotaa’yun ini bisa dididik dengan cara-cara terbaik sesuai fitrah mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *